Pelemahan ini juga terjadi karena harga minyak dunia ditekan oleh keputusan The Fed yang menaikkan suku bunga acuan yang mendorong penguatan dolar AS dan peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah Paman Sam. Adapun kebijakan suku bunga naik ini menjadi yang pertama sejak 2023.
Harga minyak sebelumnya sempat melonjak ke level tertinggi sekitar empat bulan pada awal pekan ini. Kenaikan dipicu kabar penghentian pemuatan minyak mentah di pusat ekspor Arab Saudi, Yanbu, serta pembatalan sejumlah pengiriman kepada pelanggan di Eropa.
Penghentian pemuatan tersebut terjadi setelah serangan terhadap jaringan pipa East-West yang memasok minyak ke Pelabuhan Yanbu yang merupakan jalur utama ekspor minyak Arab Saudi setelah Iran mulai melakukan blokade terhadap Selat Hormuz menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Sebelum perang terjadi, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.