NADIKABAR.COM — Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Muhammad Tito Karnavian menargetkan dana pemulihan pascabencana Sumatera pada 2027 mencapai sekitar Rp42 triliun.
Tito yang juga Menteri Dalam Negeri menjelaskan angka tersebut terdiri atas dana pemulihan sebesar Rp9 triliun yang tidak dipakai pada 2026, dan Rp33 triliun yang sudah dialokasi untuk tahun depan.
“Kami harapkan yang Rp9 triliun akan diluncurkan ke 2027, dan ditambah dengan alokasi Rp33 triliun sehingga tahun depan alokasi untuk bencana Sumatera ini dan pemulihannya sebanyak Rp42 triliun. Jadi, Rp33 triliun ditambah dengan Rp9 triliun,” kata Tito di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu.
Lebih lanjut dia mengaku sudah membahas hal tersebut kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono.
“Saya sudah lapor kepada Menko PMK untuk dirapatkan, mudah-mudahan besok (Kamis, 22/10),” ujarnya.
Selain itu, dia mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Suahasil Nazara terkait hal tersebut.