"Masyarakat yang termiskin 20%, hidupnya harian, kenaikan komoditas sekian ribu rupiah saja itu sudah sangat berpengaruh bagi mereka. Kalau kelas menengah mungkin belum terasa," jelasnya.
Tito juga menyoroti inflasi bulanan yang meningkat dari 0,21% pada Agustus menjadi 0,30% pada September. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu perhatian utama karena mencatat inflasi 0,88%.
Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai, daging ayam ras, beras, dan telur ayam ras, menjadi penyumbang inflasi kelompok tersebut. Tito meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap harga beras, ayam, dan telur karena merupakan kebutuhan pokok masyarakat.