Dia menegaskan, TNI terus berkolaborasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai hambatan investasi di Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan investasi di wilayah tersebut.

"Jadi kita intinya bahwa TNI sebagai alat pertahanan keamanan negara dalam hal menumbuhkan investasi khususnya di jawa tengah ini, kita selalu bersama-sama berkolaborasi dengan pihak kepolisian dengan pihak pemerintah daerah untuk sama-sama mengatasi apa yang menjadi hambatan dalam berinvestasi di Jawa Tengah," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Roy Hardi Siahaan, menjelaskan keamanan menjadi faktor yang dipertimbangkan investor di Jawa Tengah. Salah satu pengamanan yang dilakukan Polri dalam hal ini adalah mengawal demo buruh agar tetap kondusif.

Ia mengatakan, aksi demonstrasi yang berlangsung kondusif tidak lepas dari kolaborasi antara Polri dan TNI. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.