"Pendampingan saja tidak cukup, karena dari UMKM sendiri perlu bertransformasi dari sekadar memiliki produk unggulan menjadi produk pilihan. Untuk sampai ke sana, kita perlu membangun brand, membangun kepercayaan, kemudian membangun pasar," kata Novita.

Perjalanan tersebut juga membuat Agrominafiber mengubah strategi pemasaran. Novita menyadari bahwa mengandalkan satu kanal penjualan tidak cukup untuk memperluas bisnis.Agrominafiber kemudian memanfaatkan berbagai kanal, mulai dari marketplace, media sosial, website, business matching, pameran, hingga platform ekspor.

Strategi tersebut perlahan membuka akses Agrominafiber ke pasar yang lebih luas. Pada 2024, Agrominafiber mengikuti SMEXPO Pertamina Nasional di Gandaria City untuk memperkenalkan produknya sekaligus memperluas jaringan usaha.

Setahun kemudian, langkah Agrominafiber menuju pasar global semakin terbuka. Pada 2025, perusahaan tersebut melakukan ekspor perdana produk home decor ke Amerika Serikat.

Ekspor tersebut menjadi salah satu tonggak penting perjalanan Agrominafiber dalam membawa produk berbasis anyaman dari pasar lokal menuju pasar internasional. Konsistensi mengembangkan usaha juga membawa Agrominafiber meraih sejumlah penghargaan.

Di antaranya Awarding Program Kewirausahaan KemenKUKM 2023, Juara 2 Kreasi dan Inovasi Kabupaten Kebumen 2024, UMKM Terinternasional Bank Indonesia Jawa Tengah 2025, Pemenang Sisberdaya 2025, Top 10 Petrapreneur Aggregator Pertamina, hingga peringkat kelima Ecosystem Impact Champion 2026.