Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung, I Dewa Komang Aswin, menyebutkan penerimaan sampah residu dari desa kini dijadwalkan secara terbatas. Aswin menekankan sampah yang diterima di TOSS Center harus sudah terpilah.
"Sejak Senin (10/8) lalu, kita sudah menerima sampah anorganik dan residu dari desa sesuai jadwal yang kita berikan. Per hari ada empat desa masing-masing 1 ton per desa," kata Aswin.
Diketahui, penanganan sampah residu di TOSS Center kini ditunjang mesin pirolisis berkapasitas sekitar 8 ton per jam. Mesin dari luar negeri tersebut diharapkan dapat beroperasi maksimal sehingga persoalan sampah di Klungkung bisa ditangani lebih cepat.