"Konsumen punya standar yang kemudian direpresentasikan ke dalam ritel. Ritel juga punya standar. Karena kalau ritel enggak punya standar ya konsumen juga enggak mau pasti beli barang yang lebih bagus," beber ia.
Pada saat yang sama, Budi menjelaskan Trade Expo Indonesia yang akan berlangsung pada 14-18 Oktober di ICE BSD ini, sebanyak 5.400 buyer asing telah mengonfirmasi kehadiran. Namun, ia optimis jumlah buyer yang datang akan semakin bertambah.
Pada TEI 2025, jumlah buyer yang datang 8.045 dengan nilai transaksi US$ 22,8 miliar. Tahun ini, Budi menargetkan transaksi TEI US$ 17,5 miliar.