NADIKABAR.COM — PT Bank Aladin Syariah Tbk memperkuat pengelolaan likuiditas melalui penandatanganan perjanjian transaksi Sertifikat Pengelolaan Dana berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SIPA). Sinergi ini dilakukan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI), OCBC Syariah, dan Maybank Syariah.

Kerja sama tersebut diumumkan dalam rangkaian ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Kehadiran skema SIPA ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat pengelolaan likuiditas dan mengembangkan aktivitas Treasury. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Rachmadi bersama Treasury & Global Market Group Head BSI Kemal Aditya, Direktur OCBC Syariah Andrae Krishnawan W, dan Direktur Maybank Syariah Romy H Buchari.

Sesuai kesepakatan, nantinya transaksi SIPA Bank Aladin Syariah dengan BSI menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS), sedangkan transaksi dengan OCBC Syariah dan Maybank Syariah menggunakan rupiah (IDR).

"Melalui kerja sama ini, Bank Aladin Syariah memperluas jaringan transaksi antarbank sekaligus menambah alternatif dalam mengoptimalkan pengelolaan likuiditas. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari pengembangan aktivitas Treasury perseroan untuk mendukung pengelolaan dana yang lebih fleksibel dengan tetap memperhatikan prinsip syariah, manajemen risiko, dan prinsip kehati-hatian, " kata Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).