Sebagai perbandingan, AS mengekspor sekitar 1,5 juta barel solar per hari. Setelah pembicaraan tersebut, utusan Putin, Kirill Dmitriev, memuji kerja sama antara Rusia dan AS melalui unggahan di platform X.

Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Dmitriev sebelumnya meminta pejabat AS memberikan izin ekspor solar ke pasar Amerika bagi seluruh perusahaan minyak besar Rusia. Permintaan itu disampaikan saat kunjungannya ke Washington bulan lalu.

Pada Oktober 2025, AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak Rusia terkait perang di Ukraina yang dimulai pada 2022. Ekspor solar tersebut berpotensi memberikan pendapatan miliaran dolar kepada Rusia yang dapat digunakan Putin untuk melanjutkan perang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengkritik kesepakatan tersebut sebagai keputusan lemah dari negara-negara mitra yang kuat. Kesepakatan itu diumumkan ketika delegasi Ukraina sedang berada di AS untuk membahas upaya penyelesaian perang.