Gedung Putih belum memberikan respons resmi saat dikonfirmasi. Kendati demikian, pihak istana menjelaskan rencana tersebut bertujuan untuk memindahkan kembali manufaktur semikonduktor ke dalam negeri yang menjadi prioritas utama Presiden AS Donald Trump.

"Kebijakan-kebijakannya telah mengamankan investasi senilai ratusan miliar dolar di sektor penting ini," ujar salah satu perwakilan Gedung Putih dikutip dari CNBC, Jumat (28/8/2026).

Aturan tarif untuk semikonduktor China sebenarnya bukan barang baru. Kebijakan serupa sebelumnya sudah lebih dulu diterapkan pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden.