Sebetulnya, wacana ini sudah diendus sejak tahun lalu. Trump sempat melontarkan akan mengenakan tarif sekitar 100% untuk semikonduktor dan chip, meski ia memberikan jalan keluar berupa pembebasan biaya bagi perusahaan yang mau membangun pabriknya langsung di AS. Namun, rencana tersebut tanpa realisasi.

Pada Januari, Trump memang memberlakukan tarif 25% pada chip kecerdasan buatan tertentu. Perusahaan-perusahaan China dilaporkan telah mampu mengakses chip Nvidia meskipun ada pembatasan ekspor AS yang ketat. Para pengamat industri mengatakan bahwa akses ke komputasi tingkat lanjut melalui penyedia awan luar negeri adalah faktor kunci dalam meningkatnya kemampuan model kecerdasan buatan China.

Menurut para ahli, AS tengah menyiapkan undang-undang untuk menutup celah ini. Namun, hambatan masih tetap ada sebelum undang-undang tersebut dapat memberikan dampak.