Trump dan Putin sebelumnya sepakat meneken kesepakatan yang membuat pasokan diesel makin banyak di pasar dan memicu penurunan harga BBM. Dalam kesepakatan itu, Trump mencabut sementara sanksi terhadap BBM Rusia, dan Putin sepakat memasok ratusan ribu metrik ton BBM ke pasar global termasuk ke AS.

Nah kebijakan itu dikritik keras Zelenskiy, menurutnya kesepakatan Trump dengan Putin telah membuat Rusia semakin berani. Pihaknya mendesak AS seharusnya lebih banyak menekan Rusia agar bersedia melakukan negosiasi serius guna mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 4,5 tahun tersebut.

Zelenskiy juga mengungkapkan usai pengumuman dilakukan Trump dan Putin, Rusia justru malah meluncurkan serangan besar pada hari Sabtu yang menewaskan 20 orang, termasuk 3 anak-anak, di kota Zaporizhzhia, Ukraina.

"Hari ini, Rusia membalas pencabutan sanksi ekspor diesel dengan menjatuhkan lima bom luncur ke bangunan tempat tinggal di Zaporizhzhia," kata Zelenskiy.