Saat berbicara kepada media The Hill pada September 2025, Hegseth mengatakan bahwa Hasan yang seorang "teroris keji ini pantas menerima hukuman seberat-beratnya sesuai hukum atas penembakan massal yang dilakukannya di Fort Hood pada tahun 2009".

"Para korban dan penyintas berhak mendapatkan keadilan tanpa penundaan," tegas Hegseth pada saat itu.

Hasan dijatuhi hukuman mati oleh dewan juri pengadilan militer AS pada tahun 2013 lalu, karena melakukan penembakan massal yang terinspirasi oleh Al-Qaeda di Fort Hood.

Dia memilih untuk membela dirinya sendiri selama persidangan, namun tidak menghadirkan saksi atau memberikan kesaksian, dan tidak berupaya menyangkal dakwaan yang menjerat dirinya.

Pengacara pembela yang ditunjuk pengadilan untuk Hasan menyatakan kekhawatiran bahwa dia memang sengaja mengupayakan hukuman mati.