"(Suku bunga) seharusnya 1%, atau kurang, karena kita adalah negara dengan peringkat kredit terbaik di dunia - JAUH LEBIH BAIK," tegas Trump.
Di luar itu, Trump terus mengklaim bahwa perekonomian AS sedang berkembang pesat berkat banyaknya investasi baru yang masuk. Ia berulang kali mengklaim bahwa AS telah meraup sebanyak US$ 20 triliun atau lebih selama masa jabatan keduanya, meski kemudian dikoreksi oleh Gedung Putih jadi lebih dari US$ 11 triliun.
"Jika kita berhenti berdagang dengan setiap negara yang memiliki defisit dengan kita, yang sebagian besar memang demikian, kita akan menghasilkan setidaknya 1,5 triliun dolar per tahun," klaim Trump dalam unggahan hari Rabu (16/9) waktu setempat.
Sebelumnya, kurang dari dua minggu lalu, Trump sempat mengancam jika The Fed tidak memangkas suku bunga segera, dia akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan AS. Kelompok itu mencakup sebagian besar mitra dagang utama AS, bersama dengan puluhan negara lainnya.