Perihal nasib konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC yang terdiri dari beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, hingga PTPN, Dony enggan menjelaskan akan menjadi seperti apa.

Yang jelas, dia cuma menekankan pemerintah akan membuat semua BUMN bekerja sesuai porsi dan keahliannya masing-masing. Dia mencontohkan WIKA yang masuk dalam konsorsium tersebut akan fokus hanya pada urusan usaha kontraktor, tak lagi mengurus kereta cepat.

Sejauh ini, konsorsium empat BUMN Indonesia tadi memegang 60% saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), pengelola kereta cepat Whoosh. Sisa 40% lainnya merupakan kepemilikan konsorsium perusahaan China.