NADIKABAR.COM โ Sebuah tulisan artikel ilmiah lawas baru-baru ini beredar luas secara daring. Apalagi judulnya menarik perhatian yakni 'Doomsday: Friday, 13 November, A.D. 2026' atau 'Kiamat: Jumat, 13 November 2026 M'. Jadi, apakah artinya kiamat sudah dekat?
Ya, tidak ada yang tahu pasti kapan dunia ini akan berakhir -- selain Tuhan. Akan tetapi, artikel yang dipublikasikan di website jurnal Science itu memprediksi kiamat dikarenakan populasi yang meledak.
Sebenarnya, cukup sulit untuk menentukan jumlah pasti penduduk di Bumi. Estimasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk tahun 2025 menyebutkan sekitar 8,2 miliar jiwa, namun beberapa pakar berpendapat bahwa kita mungkin sangat meremehkan jumlah orang yang tinggal di wilayah pedesaan.
"Kami terkejut saat mendapati bahwa jumlah penduduk yang sebenarnya tinggal di wilayah pedesaan jauh lebih tinggi daripada yang ditunjukkan oleh data populasi global," ujar Josias Lรกng-Ritter, peneliti pascadoktoral di Aalto University, dalam pernyataan yang menyertai penelitiannya mengenai topik ini awal tahun ini.
"Bergantung pada kumpulan data yang digunakan, populasi pedesaan ternyata telah diremehkan sebesar 53% hingga 84% selama periode yang diteliti," imbuhnya.
Hasil ini dirasa Lรกng-Ritter sangat mencengangkan, mengingat kumpulan data tersebut telah digunakan dalam ribuan studi dan secara luas menjadi dasar pengambilan keputusan. Padahal akurasinya belum pernah dievaluasi secara sistematis.