NADIKABAR.COM — Heboh Sungai Barito di sekitar wilayah Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengalami kekeringan. Kondisi ini tersebar melalui video di media sosial yang menampilkan kondisi Sungai Barito dengan hamparan pasir di bagian tengah sungai.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengatakan memang terjadi penurunan muka dan debit air akibat kondisi musim kemarau. Pada sejumlah bagian sungai juga terlihat gosong atau hamparan pasir yang cukup luas.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, kondisi tersebut tidak berarti Sungai Barito mengalami kekeringan secara keseluruhan. Alur utama Sungai Barito masih terdapat aliran air dengan lebar diperkirakan sekitar 100 meter dan dapat dilalui oleh kapal maupun perahu yang beraktivitas di sungai.
"Air merupakan pondasi penting bagi kehidupan dan pembangunan. Karena itu, ketika terjadi kekeringan, pemerintah harus bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar masyarakat lebih tangguh menghadapi kekeringan," kata Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).