Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi sungai sekaligus mengantisipasi dampak penurunan muka air terhadap aktivitas masyarakat dan transportasi sungai. BWS Kalimantan III juga akan terus memperbarui informasi berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan sehingga kondisi Sungai Barito dapat diketahui secara utuh dan akurat.
Kementerian PU mengimbau masyarakat untuk melihat informasi mengenai kondisi Sungai Barito secara menyeluruh dan tidak hanya berdasarkan dokumentasi dari satu sudut pengambilan gambar.
Penurunan muka air dan munculnya gosong merupakan kondisi yang terjadi pada sejumlah bagian sungai selama musim kemarau, sementara alur utama Sungai Barito di lokasi pemantauan masih berair dan dapat dilalui transportasi sungai.