"Kami rasa ini bisa menjadi segmen industri dengan pertumbuhan yang lebih cepat untuk hal-hal seperti robotika," kata Giamatteo kepada CNBC yang dikutip NadiKabar.

Fokusnya tidak tertuju pada robot humanoid seperti yang belakangan ini mendapat banyak sorotan di China. Sang CEO menyebutkan robot untuk lingkungan industri seperti di gudang, forklift robotik, serta robot di bidang medis.

"Meski kami sangat antusias dengan dinamika industri otomotif dan arah perkembangannya, berbagai aplikasi lain seputar robotika, instrumen medis, dan otomatisasi industri ini menghadirkan peluang pertumbuhan luar biasa. Dan saya rasa BlackBerry beserta portofolio QNX di posisi sangat tepat untuk memanfaatkannya," ujarnya.

Menurutnya, robotika adalah salah satu bisnis dengan pertumbuhan tercepat dalam portofolio QNX. Perusahaan saat ini memiliki tumpukan pesanan untuk QNX senilai USD 950 juta, sebagian di antaranya adalah robotika.