NADIKABAR.COM — Digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) tengah dimatangkan. Salah satu teknologi yang disiapkan yakni melalui biometrik wajah yang terintegrasi dengan data kependudukan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan untuk meningkatkan akurasi data penerima bansos, pemerintah menggunakan face recognition atau biometrik wajah.

"Sekarang tahap pertama adalah untuk mengakurasikan data penerima bantuan sosial dengan face recognition," ujar Tito dalam acara FEKDIxIFSE di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

Tito menerangkan sistem digitalisasi ini tidak hanya terhubung dengan data-data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) milik Kementerian Dalam Negeri. Namun, juga terhubung dengan data kementerian/lembaga lain, seperti Kementerian ATR/BPN, BPS, hingga kepolisian.