NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi'i, menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran agama masing-masing untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, ketaatan beragama dan kehidupan yang harmonis tidak perlu dipertentangkan, tetapi dapat saling memperkuat dalam masyarakat Indonesia yang beragam.
Romo Syafi'i menjelaskan upaya membangun kerukunan antarumat beragama kini lebih menekankan pentingnya setiap pemeluk agama untuk semakin memahami dan mengamalkan ajaran agamanya. Menurutnya, ajaran agama dapat menjadi landasan bagi bagi umatnya untuk menciptakan kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
"Kalau ingin kerukunan umat beragama berjalan dengan baik, maka masing-masing penganut agama, mengutip pendapat Pak Menteri, harus semakin dekat dengan agamanya. Jadi, semakin mereka menaati agamanya, semakin bisa diwujudkan kerukunan beragama," ujar Romo Syafi'i dalam keterangan tertulis, Selasa (20/10/2026).
Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Capaian Dua Tahun Kemenag mengawal Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, Senin (19/10).
Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan pandangan Presiden Prabowo bahwa agama-agama yang diakui di Indonesia mengajarkan nilai-nilai yang mendorong terciptanya kehidupan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
"Karena Presiden berkeyakinan semua agama yang ada di tanah air ini, memiliki ajaran yang sama tentang keberagaman. Bahwa semua penganutnya diwajibkan membangun harmoni dalam kehidupan yang berbineka," ungkapnya.