Ia menilai capaian tersebut menunjukkan hasil positif dari upaya penguatan kehidupan beragama dan kerukunan di Indonesia.

"Ternyata hasilnya mendapat persentase paling tinggi sepanjang sejarah kehidupan beragama di Indonesia," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti perhatian Presiden Prabowo terhadap kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk penetapan hari besar keagamaan. Ia mengatakan bahwa Presiden bahkan menanyakan secara langsung jadwal ibadah puasa dan Hari Raya Idulfitri sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan umat beragama.

"Beliau menelepon langsung. Kapan puasa, kapan lebaran. Itu saya kira sebuah perhatian sangat serius terhadap kehidupan umat beragama," pungkasnya.

Penguatan pemahaman keagamaan dan pengamalan nilai-nilai harmoni diharapkan terus menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam menjaga kerukunan sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.