Sayangnya, Saleh mengatakan para importir tidak pernah menjalankan kewajiban tersebut. Akibatnya, target menekan kuota impor setiap tahun melalui penyediaan lahan dan peningkatan produksi dalam negeri tidak terealisasi.

"Emang aturan mainnya sudah ada ini butuh pengawalan ketat. Misalnya, importir bawang ketika mendapatkan kuota harus memiliki lahan sekian. Nah, ini tidak pernah diikuti (dan) diawasi perkembangannya," ujar Saleh.

"Harusnya lompatannya begitu tahun berikutnya dapat kuota, sudah harus berkurang kuotanya karena sudah produksi dalam negeri. Nah, mekanisme ini yang saya kira perlu pembenahan," lanjutnya.

NadiKabar.com menggelar Agrifood Forum 2026 bertajuk "Swasembada Protein & Peluang Pangan Global" hari ini, Senin (19/10) di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan.