Aksi protes dilaporkan terjadi di beberapa lokasi strategis, termasuk jalan-jalan yang menghubungkan Tegucigalpa dengan bagian selatan dan timur negara tersebut. Para demonstran menuntut langkah-langkah untuk mengendalikan harga bahan bakar dan mengkritik dampak kenaikan biaya tersebut terhadap transportasi dan pengeluaran rumah tangga.
Institut Transportasi Darat Honduras mengatakan tidak ada seruan resmi untuk pemogokan transportasi nasional dari organisasi perwakilan. Namun kenaikan harga BBM ini memang menimbulkan aksi protes dan blokade jalan oleh sejumlah pekerja transportasi.
Lembaga tersebut mengatakan perwakilan dari sektor transportasi telah mengonfirmasi tidak ada penangguhan layanan yang disepakati dan menyatakan kesediaan mereka untuk melanjutkan kerja sama melalui dialog dengan pihak berwenang.
"Kelompok-kelompok transportasi telah menyampaikan kekhawatiran tentang dampak kenaikan harga bahan bakar terhadap biaya operasional dan meminta dialog dengan pejabat pemerintah," jelas laporan Anadolu Agency.