NADIKABAR.COM — Korlantas Polri telah memiliki aplikasi yang Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang membuat warga bisa membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus datang ke kantor Samsat. Warga yang pernah memakai SIGNAL mengaku senang dengan inovasi itu.

Salah satu warga, Gilang (22), mengatakan dirinya pernah memakai aplikasi SIGNAL untuk membayar pajak kendaraannya tahun lalu. Dia mengatakan pengurusan pajak berlangsung mudah dan cepat.

"Pengalaman itu waktu itu kan yang lagi diresmikan ya waktu itu. Terus coba-coba buat bayar pajak tahunan. Eh Itu mah tinggal masukin data diri, udah nanti dilengkapi. Habis itu pake Pos Indonesia. Itu kan ada dua pilihan, reguler sama yang cepat. Nah, itu nanti dipilih, nanti diantar ke rumah," ujar Gilang di Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).

Dia mengatakan proses tersebut membuat dirinya tak harus mengantre di kantor Samsat. Dia merasa terbantu dengan kemudahan layanan itu.

"Kalau yang manual kan agak lama ya. Tapi kalau pas udah ada aplikasi lebih cepat aja sih. Lebih mudah, tinggal diam di rumah udah sampai," ujar gilang.

Warga lainnya, Fadil (30), juga mengaku senang dengan keberadaan aplikasi SIGNAL. Dia menyebut pembayaran pajak lewat aplikasi SIGNAL membuat dirinya tak perlu repot berpindah-pindah loket.

"Ya lebih cepat aja, jadi nggak perlu harus apa jauh-jauh ke kantor mana, kantor sini. Nggak harus yang bolak-balik loket buat verifikasi data. Kalau itu kan satu pintu ya, jadi cepat, tinggal verifikasi data, bayar, udah selesai, nanti dikirim ininya, STNK-nya," kata Fadil.

Fadil berharap pengecekan pajak atas nama orang lain juga bisa dipermudah. Dia mengatakan hal itu akan membantu warga yang baru memberi kendaraan bekas atau ingin membayarkan pajak kendaraan atas nama keluarga.

"Cuma kalau misalkan kita mau cek apa namanya, kendaraan orang lain itu harus daftar pakai akun yang sesuai data awalnya. Jadi kayak misalkan dia awalnya pakai KTP ini, terus kita mau cek nih pakai KTP lain, itu nggak bisa. Jadi harus pakai KTP yang awalnya, gitu doang sih. Jadi kita ingin lihat nih sebenarnya pajak berapa sih dia gitu, biar entar langsung dari orang pertamanya tuh buat verifikasinya, gitu doang," ujarnya.