Sebagai informasi, Airlangga pernah menyebutkan target anggaran Rp 3,8 triliun ditujukan untuk 76,8 juta warga dengan saldo awal Rp 50 ribu. Namun kini, penerima program tersebut berubah hanya untuk 25 juta masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 dengan usia di atas 17 tahun.

"Setoran awal disiapkan Rp 50 ribu dan anggarannya Rp 1,28 triliun," ujar Ailrangga

Data warga yang bakal dapat rekening tersebut akan disiapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).