NADIKABAR.COM — Program pembukaan rekening gratis buat masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas akan diluncurkan dua bulan lagi. Rekening tersebut akan berisi saldo awal Rp 50 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026). Airlangga bilang bahwa saat ini pemerintah terus mematangkan terkait rencana itu, mulai dari harmonisasi regulasi serta data penerima rekening gratis.

"Rekening gratis masih dalam pematangan, dalam dua bulan ini akan direalisasikan," ujar Ailrangga.

Airlangga mengatakan bahwa program ini ditargetkan menyasar 25,16 juta warga berusia 17 tahun ke atas yang belum mempunyai rekening. "Stimulus di akhir tahun salah satunya adalah pembukaan rekening baru dengan saldo awal Rp 50 ribu, targetnya 25,16 juta penduduk dewasa," katanya.

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk 25 juta penerima, turun dari sebelumnya sebesar Rp 3,84 triliun. Berkurangnya anggaran tersebut dikarenakan adanya penyisiran ulang terkait penerima program tersebut.

"Ya karena kita jumlahnya kan kita lihat dari umur 17 dan belum punya rekening kita crossing datanya," katanya usai acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di JIExpo, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Sebagai informasi, Airlangga pernah menyebutkan target anggaran Rp 3,8 triliun ditujukan untuk 76,8 juta warga dengan saldo awal Rp 50 ribu. Namun kini, penerima program tersebut berubah hanya untuk 25 juta masyarakat yang berada pada desil 1 hingga 4 dengan usia di atas 17 tahun.

"Setoran awal disiapkan Rp 50 ribu dan anggarannya Rp 1,28 triliun," ujar Ailrangga

Data warga yang bakal dapat rekening tersebut akan disiapkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).