Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat:

Musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar Zona Musim (ZOM) Indonesia tidak menutup peluang terjadinya hujan lebat. Aktivitas gelombang atmosfer serta pertemuan angin dapat mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah daerah dalam waktu relatif singkat.

Dalam Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan Periode 16-22 Oktober 2026, BMKG menyebut aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan aktif di sebagian Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Maluku Utara.

Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra. Gelombang Kelvin juga berpotensi memengaruhi sebagian Sumatra Selatan, Bangka Belitung, sebagian besar Kalimantan, pesisir selatan Jawa, sebagian besar Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Aktivitas gelombang atmosfer tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan secara lokal. Peluang hujan turut diperkuat pola pertemuan dan perlambatan angin di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua.