"Secara keseluruhan jumlah divestasi WIKA adalah Rp 5,5 sekian triliun yang terjadi di 2026, 2027, dan tahun 2028, dan ini yang akan menjadi bagian dari restrukturisasi keuangan WIKA yang kami usulkan ke perbankan dan ke obligasi," ujar Mulyadi dalam paparan Public Expose WIKA secara daring, Kamis (1/10/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasi II WIKA Soni Setiadi menjelaskan proses divestasi aset ini akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini. Di mana untuk periode 2026, WIKA membidik nilai divestasi sebesar Rp 1,9 triliun dari empat entitas dan aset strategis.

Aset yang akan dilepas pada 2026 antara lain PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JCC) selaku pengelola tol JORR, PT Jasamarga Manado Bitung (JMLC) pengelola Tol Manado-Bitung, aset Cilacap/Laswi, hingga konsorsium Pelabuhan Mabar/Patimban.