"Harapannya adalah dari tiga program tersebut kami bisa menjaga likuiditas perusahaan yang terjaga, ekuitas dapat dipulihkan, dan tekanan terhadap neraca dan laba rugi konsolidasi dapat dikurangi," terang Ngatemin.

Danantara Bantu WIKA Tagih Piutang Bermasalah dari BUMN

Terkait dengan penagihan piutang dalam strategi penguatan kinerja keuangan Persero pada kluster II tadi, Direktur Manajemen Risiko & Legal WIKA, Vera Kirana, menjelaskan bahwa piutang yang dimiliki Persero secara umum terbagi dalam dua jenis.

"Yang pertama ada piutang bermasalah yang memang lebih dari klasifikasi sesuai dengan aturan keuangan, kemudian ada yang piutang on-progress proyek yang sedang berlangsung," ucapnya.

Dalam hal piutang bermasalah, Vera mengatakan per April 2026 tercatat total piutang bermasalah perusahaan memcapai Rp 2,3 triliun. Namun, menurutnya terkait dengan penagihan piutang khusus dengan entitas BUMN, progres pencairan piutang dibantu oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.