Selain gemar ngopi, Yadi Timo juga dikenal memiliki selera makan yang besar. Denpus menyebut almarhum memiliki riwayat gula darah tinggi. Kondisi tersebut membuat teman-temannya kerap mengingatkan Yadi agar lebih menjaga pola makan.

Meski demikian, Yadi disebut tetap menikmati kegemarannya menyantap berbagai makanan. Ia juga sempat bercerita kepada teman-temannya bahwa kadar gula darahnya pernah mengalami penurunan setelah melakukan pemeriksaan.

"Iya, gulanya tinggi. Ya biasa, tapi juga beliau makannya luar biasa. Makanya sebagai teman, sebagai sahabat, kita sering ingatin, 'Awas makannya dijaga' apa segala macam karena gulanya tinggi. Beliau juga sering cek, katanya udah turun gulanya, apa segala macam, gitulah," ujar Denpus.

Denpus mengaku tak bisa sepenuhnya melarang sahabatnya menikmati makanan yang disukai. Namun, ia berharap Yadi bisa lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.

"Cuma kan kita gak tahu, ya. Namanya apa namanya, yang hobi makan, hobi ini ya harusnya dipantang atau apa, dihindari, tapi kenikmatan makan kan kita nggak bisa larang, gitu. Itu aja sih," lanjutnya.

Bagi Denpus, warung kopi menjadi salah satu tempat yang menyimpan banyak kenangan bersama Yadi Timo. Di tempat tersebut, mereka biasa berbincang santai mengenai berbagai hal, mulai dari pekerjaan hingga kehidupan keluarga.