Dia menjelaskan, hingga Oktober 2026, pembangunan fisik PSEL sudah mencapai 96 persen. Adapun fasilitas yang dibangun yakni Melalui skema Build Own Operate (BOO) di atas lahan seluas 8 hektare ini dirancang mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari, dari total timbulan sampah Kota Palembang yang mencapai sekitar 1.260,956 ton per hari.
Serta fasilitas tersebut telah memasuki tahap uji coba operasional (commissioning) dan listriknya sudah masuk ke jaringan PLN. Bahkan, kapasitas pembangkitan yang semula dirancang sebesar 17,7 MW berpotensi meningkat hingga 18,6 MW, bahkan mencapai 20 MW pada kondisi puncak.