Sementara itu, produksi gula konsumsi diperkirakan mencapai 3,04 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan nasional sebesar 2,84 juta ton. Dengan surplus sekitar 207 ribu ton, produksi gula domestik juga berada di atas kebutuhan dalam negeri.
Kemandirian pasokan turut terlihat pada komoditas peternakan. Produksi daging ayam ras diproyeksikan mencapai 4,90 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 4,02 juta ton, sehingga menghasilkan surplus sekitar 876 ribu ton. Adapun produksi telur ayam ras mencapai sekitar 6,99 juta ton, dibandingkan kebutuhan sebesar 6,47 juta ton, dengan surplus sekitar 516 ribu ton.
Untuk komoditas hortikultura, produksi cabai besar diproyeksikan mencapai 1,52 juta ton, sementara kebutuhan nasional sebesar 929 ribu ton. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 588 ribu ton.
Cabai rawit juga mencatatkan produksi sekitar 1,51 juta ton, jauh di atas kebutuhan sebesar 914 ribu ton, atau surplus sekitar 595 ribu ton.
Adapun produksi bawang merah diperkirakan mencapai 1,32 juta ton, melampaui kebutuhan nasional sebesar 1,25 juta ton. Neraca komoditas ini mencatatkan surplus sekitar 63 ribu ton.