Dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran pada akhirnya harus dibaca sebagai fase peletakan fondasi. Belum semua persoalan selesai. Produktivitas, kualitas pekerjaan, pemerataan investasi, biaya logistik, kepastian hukum, serta penguatan UMKM masih membutuhkan perhatian serius. Tetapi arah besarnya telah terlihat: pertumbuhan harus lebih berkualitas, investasi harus menciptakan pekerjaan, sumber daya alam harus memberi nilai tambah, dan negara harus hadir menjaga kepastian bagi pelaku usaha.

Ekonomi yang kuat bukan ekonomi yang hanya tumbuh di laporan. Ekonomi yang kuat adalah ekonomi yang memberi rasa aman kepada rakyat, kepastian kepada pengusaha, pekerjaan kepada generasi muda, dan kepercayaan kepada dunia bahwa Indonesia tidak sekadar pasar besar, tetapi kekuatan besar.

Dua tahun pertama telah memberi modal yang cukup. Tiga tahun berikutnya harus digunakan untuk memastikan bahwa fondasi itu benar-benar menjelma menjadi kemakmuran yang dirasakan lebih luas oleh seluruh rakyat Indonesia.

Bambang Soesatyo. Anggota Wantimpres RI, Ketua MPR RI ke-15 dan Dosen Pascasarjana (S3) Ilmu Hukum Universitas Borobudur.