NADIKABAR.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 23 Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) mengikuti program pendampingan atau coaching clinic untuk mempersiapkan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Program ini digelar BEI bersama Kementerian UMKM.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan hampir seluruh UKM tersebut siap melantai di bursa pada tahun depan. Namun, keputusan untuk melanjutkan IPO tetap berada di tangan masing-masing perusahaan.
"Ada 23 dan rasanya hampir seluruhnya dalam tahun depan harusnya sudah siap, tapi IPO itu adalah pilihan," ungkap Saidu kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/11/2026).