NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap tiga kriteria masyarakat yang menjadi sasaran awal program Satu Orang Satu Rekening dengan saldo awal Rp50 ribu dari pemerintah.
Program ini menyasar sekitar 25 juta warga dari kelompok ekonomi terbawah yang berusia di atas 17 tahun.
Airlangga mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan.
Pemerintah menargetkan program itu dapat meningkatkan inklusi keuangan nasional dari 93 persen menjadi mendekati 99 persen.
"Ini untuk sekitar 25 juta warga desil 1-4 di usia di atas 17 tahun," ujar Airlangga dalam acara Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026, JIEXPO Convention Centre, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).
Tiga kriteria penerima dalam tahap awal program tersebut adalah masuk kelompok desil 1-4, berusia di atas 17 tahun, dan termasuk dalam kelompok masyarakat yang datanya disiapkan berdasarkan basis data Badan Pusat Statistik (BPS) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).