Persoalan kualitas ini merupakan kedua kalinya yang dialami Airbus. Airbus sempat melaporkan adanya cacat pada panel badan pesawat pada bulan Desember lalu. Insiden tersebut sempat memicu keterlambatan pengiriman hingga berbulan-bulan.

Serupa dengan kasus sebelumnya, Airbus menegaskan insiden ini murni masalah kualitas dan tidak berisiko terhadap keselamatan penerbangan. Airbus menyatakan masalah tersebut telah ditemukan pada lapisan pelindung (coating) komponen kerangka memanjang atau stringer di dalam badan pesawat.

Temuan ini didapat saat komponen tersebut sedang menjalani pengerjaan ulang di pabrik. Meski begitu, Airbus mengklaim sumber masalah sudah diidentifikasi dan solusinya sudah tersedia.