NADIKABAR.COM — Indeks literasi keuangan penduduk Indonesia berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BPS tahun 2024 baru mencapai 65,43 persen. Artinya, masih ada sekitar 1 dari 3 orang Indonesia yang belum memahami cara mengelola keuangan dengan baik.
Perencanaan keuangan yang matang sangat penting untuk membawa keluarga menuju masa depan yang lebih cerah. Terlebih, biaya hidup akan terus meningkat setiap tahun seiring adanya ancaman inflasi.
Kebutuhan keluarga juga dipastikan akan bertambah kompleks seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, penting untuk membangun fondasi yang kuat melalui komunikasi, transparansi, dan komitmen bersama pasangan.
Setelah fondasi tersebut terbangun, berikut adalah tujuh langkah penting dalam merencanakan keuangan keluarga:
1. Evaluasi Kondisi Keuangan Saat Ini
Catat semua aset yang dimiliki seperti tabungan, investasi, hingga properti. Kurangi total aset dengan seluruh kewajiban finansial atau utang untuk mengetahui angka net worth.
2. Tetapkan Tujuan Keuangan Spesifik
Buat tujuan keuangan yang terukur dan memiliki batas waktu jelas. Bagi tujuan tersebut menjadi tiga kategori utama, yakni tujuan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
3. Buat dan Jalankan Anggaran Keluarga
Gunakan prinsip 50-30-20. Alokasikan 50 persen penghasilan untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan atau hiburan, dan 20 persen sisanya wajib disisihkan untuk tabungan maupun investasi.
4. Bangun Dana Darurat yang Memadai
Siapkan jaring pengaman finansial dari hal-hal tak terduga. Besaran dana darurat yang ideal untuk sebuah keluarga adalah 6 hingga 12 kali lipat dari total pengeluaran bulanan.
5. Pilih Instrumen Investasi yang Tepat
Sesuaikan instrumen dengan profil risiko, jangka waktu, dan tujuan keuangan. Jangan lupa lakukan diversifikasi agar risiko investasi dapat ditekan seminimal mungkin.
Pastikan keluarga memiliki asuransi sebagai bentuk perlindungan finansial. Sebuah keluarga idealnya memiliki asuransi kesehatan serta asuransi jiwa, terutama bagi sosok pencari nafkah utama.
Lakukan evaluasi rencana keuangan secara rutin. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat kondisi maupun kebutuhan prioritas keluarga akan terus berubah seiring berjalannya waktu.
Merencanakan keuangan keluarga tentu tidak akan cukup jika hanya mengandalkan tabungan. Oleh karena itu, lindungi masa depan keluarga dengan produk asuransi jiwa yang tepat seperti Asuransi Jiwa FWD Future First.
Produk inovatif dari FWD Insurance ini menawarkan manfaat perlindungan hingga 10 kali lipat dari premi tunggal. Menariknya lagi, FWD Future First juga memberikan pengembalian premi sampai 170 persen di akhir masa asuransi.
Cukup dengan membayar satu kali, keluarga bisa mendapatkan ketenangan perlindungan finansial hingga 15 tahun ke depan. Segera lengkapi rencana keuangan dengan perlindungan nyata agar masa depan tetap aman dan terjamin.