NADIKABAR.COM — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah perkebunan yang dikelolanya. Upaya ini mencakup pemantauan lahan, pertukaran informasi, kesiapan personel, hingga koordinasi penanganan jika ditemukan indikasi kebakaran.
"Peningkatan produktivitas harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, keselamatan pekerja, dan penguatan pencegahan karhutla. Kami ingin memastikan tanggung jawab tersebut menjadi perhatian bersama di seluruh wilayah operasional perusahaan," ujar Direktur Utama Agrinas Palma Mohammad Abdul Ghani dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).
Penguatan sinergi tersebut dibahas Ghani bersama Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi di kantor BNPB, Jakarta, Senin (2/11). Pertemuan itu membahas sejumlah langkah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan potensi kebakaran dapat diketahui serta ditangani sebelum meluas.
Bagi Agrinas Palma, pencegahan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mengelola lahan perkebunan negara. Perusahaan menilai keberhasilan pengelolaan perkebunan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kemampuan menjaga keberlanjutan lahan dan mengendalikan risiko operasional.
Di lapangan, Agrinas Palma berkomitmen memperkuat kewaspadaan, memantau area yang berpotensi terbakar, serta meningkatkan kesiapan personel dan sarana pendukung. Pemahaman pekerja mengenai risiko karhutla dan pentingnya pelaporan dini juga menjadi perhatian karena mereka berada paling dekat dengan area perkebunan.