Melalui platform tersebut, Gyeonggi Provincial Office of Education meraih penghargaan ASOCIO AI in Education Award 2026.

Mark mengaku tertarik memperkenalkan G-ONE kepada pemerintah Indonesia. Namun, teknologi tersebut perlu disesuaikan dengan bahasa, kebutuhan administrasi pendidikan, dan kebijakan pengelolaan data nasional.

"Saya ingin membawanya ke Indonesia. Tentu saja membutuhkan penyesuaian. Namun, keputusan untuk menerapkannya berada di tangan pemerintah Indonesia," kata Mark.

Menurutnya, LG CNS saat ini berupaya memperkenalkan pengalaman pengembangan AI pendidikan di Korea Selatan melalui berbagai forum dan kesempatan kerja sama teknologi.

Meski demikian, belum ada pengumuman mengenai kontrak, jadwal implementasi, maupun sekolah di Indonesia yang akan menggunakan G-ONE.

Mark berharap pengalaman Korea Selatan dapat menjadi referensi bagi Indonesia untuk memanfaatkan AI dalam mengurangi beban administrasi guru sekaligus meningkatkan layanan pendidikan.