"Tentu ada akibat daripada pengumuman MSCI. Tapi pengumuman MSCI itu merupakan suatu hal yang katakanlah lebih cepat daripada ekspektasi. Kan sebetulnya mereka menjanjikannya di bulan November, tapi ini di Oktober," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026).
Meski begitu, menurut Airlangga pihak MSCI kembali menetapkan target baru penyampaian laporan terkait status pasar modal Indonesia untuk tahun depan pada Maret, April, hingga Juni 2027. Selama periode itu mereka meminta agar otoritas terkait segera menerapkan langkah-langkah perbaikan pasar modal Indonesia.
"Namun mereka memberikan targetan baru lagi untuk tahun depan, di bulan Maret, di bulan April, dan di bulan Juni. Tentu yang mereka minta itu adalah implementasi dari apa yang sudah dijanjikan," ujarnya.