Airlangga memastikan sebagian besar produk kemasan plastik (packaging) digunakan sendiri untuk kebutuhan domestik atau diekspor ke kawasan sekitar, bukan dikirimkan ke AS.
"Plastik packaging-nya sebagian besar digunakan sendiri di dalam negeri ataupun diekspor ke sekitaran, tetapi bukan ke Amerika Serikat. Jadi, kita tidak perlu khawatir dengan studi. Namun kami juga tegaskan bahwa studi ini merupakan studi yang berdasarkan anggapan atau asumsi. Jadi, apa yang terjadi sebetulnya tidak seperti apa yang mereka asumsikan," ujarnya.
Praktik transhipment scam merujuk pada upaya mengalihkan barang melalui negara ketiga untuk menyamarkan asal barang, termasuk untuk menghindari pengenaan tarif. Dikutip dari The Business Times, berdasarkan laporan Gedung Putih, Singapura, Indonesia, dan puluhan negara lainnya dimanfaatkan eksportir China untuk menghindari tarif AS.
Laporan berjudul The Great Transhipment Scam yang dirilis pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyoroti praktik pengiriman barang China melalui negara ketiga dengan tarif lebih rendah, sembari menyamarkan asal barang sebenarnya.
Dalam laporan tersebut, Indonesia masuk ke dalam Tier 2 bersama Brasil, Malaysia, Thailand, Turki, dan Vietnam. Kelompok ini disebut sebagai negara yang memiliki integrasi ekonomi signifikan dengan China.