NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi neraca perdagangan Indonesia yang surplus sebesar US$ 3,36 miliar pada September 2026. Indonesia masih bisa mempertahankan surplus perdagangan di tengah tingginya nilai impor yang melonjak hampir 20%.

Airlangga mengatakan neraca perdagangan masih dalam kondisi baik. Begitu pula dengan inflasi yang masih dalam target sasaran inflasi 2,5% ± 1,0%.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi bulanan mencapai 0,22%. Sementara inflasi tahunan terjadi 3,23%.