Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, mengatakan surplus neraca perdagangan pada September terutama ditopang oleh sektor non-minyak dan gas (nonmigas).

"Pada September 2026 neraca perdagangan barang mengalami surplus sebesar US$ 3,36 miliar. Surplus neraca perdagangan pada September 2026 terutama disebabkan oleh surplus pada komoditas non migas sebesar US$ 5,67 miliar," kata Ateng di kantor BPS, Jakarta, Senin (2/11/2026).