Hengky berharap, pengembangan Green Policing secara nasional diikuti implementasi yang konsisten dan terukur, termasuk melalui kolaborasi kepolisian, pemerintah, akademisi, komunitas lingkungan, serta masyarakat. Keberhasilannya perlu dilihat dari dampak nyata, seperti penguatan pencegahan karhutla, peningkatan partisipasi publik, dan kepatuhan terhadap hukum lingkungan.

"Apresiasi kami kepada Bapak Kapolri yang memberikan ruang bagi pengembangan inovasi kepolisian berbasis pengalaman lapangan. Prinsipnya, bukan hanya polisi bersama masyarakat, tetapi masyarakat juga harus bersama polisi. Green Policing harus menjadi gerakan kolaboratif untuk menjaga lingkungan, mencegah karhutla, dan membangun kamtibmas yang berkelanjutan," pungkasnya.