Karena itu, perubahan kebijakan fiskal maupun mekanisme penyaluran dana pemerintah perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap kondisi keuangan daerah.

"Efisiensi kebijakan tetap penting. Namun kita juga perlu menjaga keseimbangan tim redaksi central efficiency dan regional financial resilience, sehingga aktivitas ekonomi dan likuiditas tetap dapat memberikan multiplier yang optimal bagi daerah," kata Agus.

Dana Pemerintah Didorong Masuk Sektor Produktif

Asbanda mendorong agar penempatan dana pemerintah pada BPD dapat diarahkan untuk memperkuat pembiayaan sektor produktif. Beberapa sektor yang disebut tim redaksi lain UMKM, pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur daerah.

"Dana pemerintah jangan berhenti menjadi likuiditas. Kita perlu mendorongnya menjadi multiplier bagi pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Agus.

Menurut Agus, kebijakan nasional juga perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi daerah. Sebab, BPD memiliki fungsi yang berbeda dengan bank komersial pada umumnya.