Ratusan juta iklan tersebut ditampilkan di perangkat yang dipakai oleh anggota militer, pemerintahan, dan badan keamanan siber, seperti dikutip dari Engadget, Minggu (18/10/2026).

Citizen Lab dan Confiant menyerukan industri iklan online untuk meningkatkan keamanan di platform-nya. Google termasuk salah satu platform iklan terbesar yang menjadi target spyware ini, tapi mereka kini sudah menghapus Discover-Tech dari daftar vendor globalnya.

Tim peneliti juga menyarankan pengguna yang memiliki risiko tinggi menjadi target serangan spyware untuk menggunakan ad blocker, menonaktifkan ad tracking, dan reset ID iklan mobile secara rutin.