Tidur lima jam sesekali tentu berbeda dengan menjadikannya kebiasaan setiap malam.

Jika seseorang hanya tidur lima jam karena harus menyelesaikan pekerjaan atau mengalami satu malam yang kurang baik, kondisi tersebut tidak otomatis berarti akan mengalami masalah kesehatan serius. Yang perlu diperhatikan adalah ketika lima jam menjadi pola tidur rutin dan berlangsung dalam waktu lama.

Kebutuhan tidur setiap orang memang dapat berbeda. Namun, untuk orang dewasa, rekomendasi umumnya adalah setidaknya tujuh jam tidur setiap malam secara teratur. CDC juga menetapkan tujuh jam atau lebih sebagai kebutuhan tidur harian bagi orang dewasa berusia 18 sampai 60 tahun.

Salah satu kesalahan dalam menilai kualitas tidur adalah hanya melihat apakah seseorang masih bisa bangun dan beraktivitas.

Padahal, kualitas tidur juga dapat dilihat dari kondisi tubuh setelah bangun. Apakah masih mengantuk berat? Apakah sulit berkonsentrasi? Mudah lupa? Lebih mudah marah? Atau membutuhkan kafein dalam jumlah banyak agar bisa menjalani aktivitas?

Jika berbagai hal tersebut sering terjadi, bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal bahwa waktu tidur belum mencukupi.

Karena itu, memperpanjang waktu tidur secara bertahap dapat menjadi salah satu langkah sederhana. Misalnya, jika biasanya tidur lima jam, waktu tidur dapat dimajukan 30 menit terlebih dahulu, kemudian ditingkatkan hingga mendekati kebutuhan yang dianjurkan.

Menjaga jadwal tidur dan bangun yang konsisten, mendapatkan paparan cahaya alami pada pagi hari, beraktivitas fisik pada siang hari, serta mengurangi paparan cahaya buatan menjelang tidur juga dapat membantu membangun pola tidur yang lebih baik.