NADIKABAR.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari batu bara mencapai Rp165 triliun pada 2026.

Angka itu lebih tinggi dari target anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp133,63 triliun dan ditujukan untuk membantu menutup defisit anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Target tersebut disampaikan Bahlil kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna. Dia melaporkan realisasi PNBP batu bara hingga Oktober 2026 telah mencapai Rp127,74 triliun atau 98,42 persen dari target APBN.