Pada Januari-September 2025, volume ekspor batu bara mencapai 374 juta ton, sedangkan pada periode yang sama tahun ini turun menjadi 343 juta ton atau berkurang sekitar 30 juta ton.

Namun, nilai ekspor justru meningkat. Bahlil mencatat nilai ekspor batu bara pada Januari-September 2025 mencapai US$21 miliar, sementara pada periode yang sama 2026 naik menjadi US$23,71 miliar.